Alami Ujian yang dari Tuhan
+ Tuhan karuniakan supaya kami setia sampai garis akhir. Buat kami mengerti anugrahMu, tanpa Engkau kita tidak dapat berbuat apa-apa. Dalam nama Yesus. Amen.
Ketakutan dapat mempengaruhi kita dan tidak sampai akhir tugas/bagian kita.
+ Harus hidup penuh penyerahan (pikiran, hati) minta dipaksa =>dikuasai Tuhan.
+ Paksakan kehendak Tuhan => Tuhan yang akan merekayasa sampai saya harus tiba ditempat yang Tuhan mau. Supaya setan jngan menuntut Tuhan, karena setan menuntut Tuhan memakai Firman.
*Orang yang dipilih Tuhan => harus punya kesadaran (ingat saul dan daud) ada batasannya, knp saul tidak bisa bertahan hingga akhir, tetapi daud bisa?
=>Saul ditolak, saul mengalami Roh Tuha meninggalkan dia, roh jahat yang dari pada Tuhan mengganggu Saul (artinya yang baik dan yang jahat semua berasal dari Tuhan.).
=> Cara saul menerima Firman (respon saul kepada Firman yang diucapkan oleh Samuel) : SALAH.
=> Sehingga hati saul menginginkan membunuh daud dengan cara dia sendiri.
berbeda dengan daud. saat kerajaannya dipimpin oleh absalom anaknya, makan daud memiliki sikap rendah hati, dan menyingkir dari pada anaknya absalom. Daud berkata (dlm terjemahan saya) "jika Ia berfirman supaya anaknya yang jadi raja maka terjadilah sesuai kehendak Dia."
hal ini tertulis dala 2 samuel 15:25 => tetapi jika Ia, berfirman ... => sikap ini yang membuat daud sampai akhir nya (percaya kita harus sampai akhir)
Tindakan daud sama seperti Tuhan Yesus => mengosongkan diriNya, rela menyerahkan mati sampai akhir ( baca di surat paulus ke Filipi)
jngan takut menghadapu ujian terakhir (dalam ketakutan kita, pasti jika tidak berharap dan berpegang pada Yesus, kita akan mencari jalan sendiri). Relakan, biar Tuhan yang bekerja, bagian kita percaya kepada Tuhan. Biar Dia yang menetapkan langkah-langkah (baca terus Alkitab).
Orang percaya = penyerahan total kepada Tuhan. || karena ketika kita takut, justru yang kita takutkan malah akan terjadi.
jika keadaan semakin memburuk dan parah => mengucap syukur dan menyerah kepada Tuhan, sebab pertolongan Dia akan datang segara kepada setiap orang yang berharap dan menanti-nantikan Tuhan.
Hingga pada akhirnya, pada ambang batas penderitaan sakit kita = hilang semua sakitnya.
HALELUYA.
Ketakutan dapat mempengaruhi kita dan tidak sampai akhir tugas/bagian kita.
+ Harus hidup penuh penyerahan (pikiran, hati) minta dipaksa =>dikuasai Tuhan.
+ Paksakan kehendak Tuhan => Tuhan yang akan merekayasa sampai saya harus tiba ditempat yang Tuhan mau. Supaya setan jngan menuntut Tuhan, karena setan menuntut Tuhan memakai Firman.
*Orang yang dipilih Tuhan => harus punya kesadaran (ingat saul dan daud) ada batasannya, knp saul tidak bisa bertahan hingga akhir, tetapi daud bisa?
=>Saul ditolak, saul mengalami Roh Tuha meninggalkan dia, roh jahat yang dari pada Tuhan mengganggu Saul (artinya yang baik dan yang jahat semua berasal dari Tuhan.).
=> Cara saul menerima Firman (respon saul kepada Firman yang diucapkan oleh Samuel) : SALAH.
=> Sehingga hati saul menginginkan membunuh daud dengan cara dia sendiri.
berbeda dengan daud. saat kerajaannya dipimpin oleh absalom anaknya, makan daud memiliki sikap rendah hati, dan menyingkir dari pada anaknya absalom. Daud berkata (dlm terjemahan saya) "jika Ia berfirman supaya anaknya yang jadi raja maka terjadilah sesuai kehendak Dia."
hal ini tertulis dala 2 samuel 15:25 => tetapi jika Ia, berfirman ... => sikap ini yang membuat daud sampai akhir nya (percaya kita harus sampai akhir)
Tindakan daud sama seperti Tuhan Yesus => mengosongkan diriNya, rela menyerahkan mati sampai akhir ( baca di surat paulus ke Filipi)
jngan takut menghadapu ujian terakhir (dalam ketakutan kita, pasti jika tidak berharap dan berpegang pada Yesus, kita akan mencari jalan sendiri). Relakan, biar Tuhan yang bekerja, bagian kita percaya kepada Tuhan. Biar Dia yang menetapkan langkah-langkah (baca terus Alkitab).
Orang percaya = penyerahan total kepada Tuhan. || karena ketika kita takut, justru yang kita takutkan malah akan terjadi.
jika keadaan semakin memburuk dan parah => mengucap syukur dan menyerah kepada Tuhan, sebab pertolongan Dia akan datang segara kepada setiap orang yang berharap dan menanti-nantikan Tuhan.
Hingga pada akhirnya, pada ambang batas penderitaan sakit kita = hilang semua sakitnya.
HALELUYA.
Comments
Post a Comment